Pada abad 20an ini dunia digemparkan
oleh hadirnya suatu temuan baru yang kerap disebut dengan new media. Dalam Bahasa Indonesia, new media diartikan sebagai media baru. Apa itu media baru? Media
baru adalah suatu media yang baru dan bisa
membuat orang merasa jadi mudah untuk memberi ataupun mendapatkan informasi
mengenai apapun, dimanapun, dan juga kapanpun. Dengan adanya new media ini manusia bisa menjadi lebih
interaktif lagi saat melakukan interaksi sosial. sering disebut-sebut
sebagai internet.
Seperti yang kita ketahui bahwa
internet telah menciptakan revolusi yang sangat tidak terduga dalam dunia
teknologi, informasi maupun komunikasi. Sebelum kita melangkah lebih jauh dalam
pembahasan ini, alahkah baiknya kita mengetahui pengertian dari internet. Interconnection Networking merupakan
kepanjangan dari internet yang membentuk suatu jaringan komunikasi global terbuka
dan menghubungkan jutaan bahkan milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe
dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, satelit dan lain
sebagainya. Awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 dengan misi awal untuk
keperluan militer saja, tetapi lambat laun terus berkembang dan bisa dinikmati
oleh semua kalangan.
Hadirnya internet memberikan
kemudahan bagi kelangsungan interaksi manusia tanpa terhalang jarak dan waktu.
Proses komunikasi tak pernah menjadi semudah seperti yang kita rasakan hari ini.
Adanya internet juga diikuti dengan lahirnya sosial media. Para pengguna internet pasti sudah tak asing dengan
istilah ini. Sosial media adalah semua aplikasi yang berbasis web, yang memperbolehkan
kita berkreasi, bertukar konten-konten, dan berinteraksi antar sesama pengguna.
Popularitas internet dan sosial media sudah tak perlu diragukan lagi di
kalangan masyarakat.
Pengguna internet di seluruh dunia semakin
menggembung dari tahun ke tahun. Menurut data terbaru dari We Are Social, dari 7,3 miliar penduduk dunia, 3,25 miliar, merupakan
pengguna internet aktif. Angka ini naik dari yang tadinya 3,17 miliar menurut
data sebelumnya pada bulan Agustus 2015. Sedangkan di Indonesia sendiri berdasarkan
survey pada November 2015 dengan penetrasi 34%, kini pengguna internet mencapai
88,1 juta pengguna dan 79 juta di antaranya merupakan pengguna media sosial
aktif.
Data lain yang menjelaskan bahwa
penggunaan sosial media di Indonesia sangat berkembang ada pada penggunaan
Facebook, berikut data yang diperoleh We
are Social pada surveynya bulan November 2015 lalu:
Dari
fakta di atas dapat kita simpulkan bahwa kehadiran internet tidak dapat kita
pungkiri lagi. Begitu pula dengan sosial media yang keberadaannya sangat lekat
dengan kehidupan manusia (inevitable).
Suka atau tidak suka kita sekarang hidup di era sosial media. Interaksi tanpa
batas yang dulu mungkin hanya menjadi mimpi kini benar-benar terwujud, bahkan
lebih canggih dari apa yang kita bayangkan sebelumnya.
Dalam
penggunaannya, internet tentu saja memiliki fungsi dan manfaat tersendiri.
Beberapa fungsi tersebut akan dijelaskan secara singkat sebagai berikut:
- Mediating
Technology. Internet
berfungsi sebagai penghubung antara pihak satu dengan pihak lain yang
dalam keadaan terkoneksi dengan internet. Hubungan tersebut dapat terjalin
baik dalam konteks formal ataupun informal.
- Universality.
Dalam fungsi ini, internet berperan baik dalam memperluas dunia ataupun
mempersempit dunia. Arti memperluas dunia di disini kita dapat
memperkenalkan hasil karya kita pada dunia melalui fasilitas-fasilitas
online seperti media sosial. Sedangkan arti mempersempit dunia adalah
ketika kita dapat terhubung dengan seseorang yang bahkan kita tak bisa
untuk menjangkaunya.
- Network
externalities. Internet
berfungsi untuk memperluas jaringan, semakin banyak orang yang terkoneksi
dengan internet, maka akan semakin banyak pula manfaat yang kita peroleh
dari jaringan tersebut.
- Distribution channel.
Internet dapat berfungsi sebagai saluran
distribusi bagi produk-produk digital seberti software pemutar music,
video, tiketpesawat terbang, dan lain-lain.
- Time moderator.
Internet mampu untuk memperpanjang dan mempersingkat waktu.
- Information
asymmetry shrinker. Ketika suatu pihak tidak
memiliki informasi, namun pihak lainnya memiliki, maka fungsi internet
adalah untuk mensimetriskan informasi antara kedua pihak tersebut.
- Invinite virtual capacity.
Memiliki kapasitas virtual yang tak terbatas sehingga dapat menghubungkan
penggunanya dari berbagai wilayah tanpa dipersulit oleh jarak.
- Low cost standard.
Penggunaan internet tidak memerlukan biaya banyak dibandingkan dengan alat
interaksi jarak jauh lainnya.
- Creative
destroyer. Di sisi lain, internet juga
memiliki kemampuan untuk membunuh aplikasi yang sudah ada sebelumnya,
seperti buku menjadi e-book, koran
menjadi e-news, dll.
- Transaction-cost
reducer. Internet dapat menurunkan biaya
transaksi penggunanya karena banyak sekali informasi yang bisa diperoleh
dengan mengakses internet tanpa harus membeli atau pergi ke tempat lain
yang memerlukan biaya lebih.
Dari
penjelasan di atas dapat kita pelajari bahwa pada akhirnya kita harus
menggunakan teknologi yang ada dengan bijaksana agar kita benar-benar merasakan
manfaat dari hasil kecanggihan otak manusia. Harus selalu kita ingat bahwa
jangan sampai kita menjadi budak dari teknologi yang kita ciptakan sendiri.







