Rabu, 30 Maret 2016

GADGET UNTUK ANAK? ADA WAKTUNYA!

Diposting oleh Unknown di 19.51
GADGET UNTUK ANAK? ADA WAKTUNYA!
            Pada abad 20an ini dunia digemparkan oleh hadirnya suatu temuan baru yang kerap disebut dengan new media. Apa sih yang dimaksud dengan new media itu? Dalam esai saya sebelumnya sudah dijelaskan sedikit banyak mengenai new media, dan pada esai kali ini akan dibahas mengenai hubungan antara new media dengan anak-anak. New media terdiri dari dua kata, new yang mempunyai arti baru dan media yang mempunyai arti perantara. Jadi, pengertian dari new media yaitu sebagai suatu media yang baru dan bisa membuat orang merasa jadi mudah untuk memberi ataupun mendapatkan informasi mengenai apapun, dimanapun, dan juga kapanpun. New media ini mempunyai konsep dasar sebagai perantara di antara manusia sebagai makhluk sosial dengan perangkat digital. Dengan adanya new media ini manusia bisa menjadi lebih interaktif lagi saat melakukan interaksi sosial.
            Sering kali new media diartikan sebagai internet, namun dalam konteks ini, new media yang memiliki pengaruh terhadap anak-anak lebih dikhususkan pada penggunaan komputer atau gadget. Gadget, mempunyai pengaruh yang besar pada perkembangan anak-anak zaman sekarang. Akan lebih diterima apabila gadget atau komputer digunakan sebagai alat bantu orang tua dalam memfasilitasi perkembangan anak agar dapat berjalan secara optimal. Bagi orang tua yang menerapkan aturan bijak pada anak, dapat berpengaruh positif sebagai media pembelajaran yang menyenangkan. Sedangkan di lain sisi, penggunaan yang terlalu sering akan membuat anak menjadi ketergantungan sehingga hanya menginginkan bermain dengan gadget saja dan membuatnya menjadi anak yang anti sosial, cenderung tertutup dan tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Gadget beralih fungsi seolah baby sitter bagi anak-anak, dimana gadget malah menjadi “pengasuh” yang ampuh apabila anak sedang rewel.
            Dalam menyikapi perkembangan teknologi saat ini termasuk gadget, ada baiknya orang tua mengetahui waktu yang tepat dalam pemberian gadget pada anak. Pemberian gadget dapat disesuaikan dengan perkembangan usia anak. Pada usia 5 tahun orang tua dapat memperkenalkan warna, bentuk dan juga suara yang tidak asing di sekitar kita. Ketika menginjak rentang usia ini, tentu orang tua harus mampu membatasi pemakaian gadget, sehingga fungsinya tetap dapat membantu orang tua dalam mengedukasi anak.
Selain itu, pertimbangan selanjutnya adalah ketika anak menginjak rentang usia ini, perkembangan otak anak sudah optimal apabila diberikan rangsangan sensorik secara langsung, berbeda dengan anak di bawah usia 5 tahun yang diberi gadget secara sengaja akan berdampak pada waktu jangka panjang, apalagi jika tidak didampingi oleh orang tua sehingga akan menyebabkan kurangnya interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Pada otak bagian depan memiliki fungsi untuk memberikan perintah untuk menggerakkan anggota tubuh, sedangkan pada bagian belakang terdapat penggerak sehingga apabila dapat merangsang hormon endorphin, yaitu pusat kesenangan dan kenyamanan, maka akan membuat anak kecanduan bermain dengan gadget yang terpola sejak awal perkembangan anak.
Begitu pula bagi orang tua yang yang mempunyai anak berusia kurang dari 2 tahun disarankan tidak mengenalkan terlebih dahulu permainan dari jenis layar monitor seperti laptop, komputer tablet atau PC. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh The American Acedemy of Pediatrics yang dapat dijadikan acuan bahwa idealnya anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya terbebas dari permainan yang melibatkan layar monitor. Benar saja jika anak usia dini harus dijauhkan dari pemberian gadget, hal tersebut dikarenakan akan berdampak pada kondisi kesehatan mata, dan radiasi dari beberapa ponsel atau tablet PC akan mengganggu perkembangan otak anak.
Peristiwa nyata yang terjadi di sekitar saya, yang membuat saya semakin yakin bahwa pemberian gadget pada anak usia dini benar-benar harus dihindari adalah ketika keponakan saya sudah dikenalkan dengan gadget oleh ibunya bahkan sebelum ia genap berumur satu tahun. Karena teknologi terkadang menyebabkan candu, maka tidak heran jika penggunaan gadget tersebut berlangsung secara berkala. Hingga keponakan saya berumur sekitar lima tahun, kondisi kesehatan matanya sudah mengalami penurunan drastic karena ia memiliki minus di kedua matanya. Hal yang sangat memprihatinkan mengingat pada golden age, anak-anak seharusnya sedang mengalami tumbuh kembang yang begitu pesat. Namun karena adanya peristiwa ini menyebabkan perkembangan anak menjadi sangat terganggu.
Selain memperkenalkan gadget, terkadang orang tua juga bertanya tanya waktu yang tepat untuk memberikan kepemilikan gadget pada anak. Pemberian hak untuk memiliki gadget pribadi pada anak harus benar-benar mempertimbangkan usia anak. Hasil penelitian yang dilansir dalam situs cashinyourgadgets.co.uk menemukan 13% orang tua memberikan gadget pada anak berusia 10 tahun sedangkan persentase terbanyak yaitu pada usia 13 tahun ke atas, yaitu sekitar 45%. Hal ini dapat menjadi acuan pada orang tua bahwa pemberian kepemilikan gadget sebaiknya tidak terburu-buru, akan tetapi pertimbangkan kesiapan anak untuk mengikuti aturan main dalam penggunaan gadget tersebut.
Pada anak yang telah diperkenalkan dan memiliki gadget sebaiknya memiliki batasan waktu dalam menggunakan gadget. Orang tua seharusnya membuat aturan bahwa anak usia 5 tahun hanya boleh menggunakan gadget tidak lebih dari dua jam dalam satu hari. Selain itu, orang tua dianjurkan memberikan pengertian dan juga pengawasan dalam penggunaan gadget apalagi pada usia anak anda 5 tahun. Orang tua juga harus bersikap terbuka kepada anak saat mengkomunikasikan dampak dari penggunaan gadget. Setelah usia anak menginjak pra-remaja, orang tua dapat memberikan pengawasan seminggu sekali dan memberikan pengertian bahaya dari penggunaan gadget yang berlebihan yang mengakibatkannya terasing dengan lingkungan sosialnya.
Pada dasarnya, teknologi jelas memberi pengaruh terhadap perkembangan anak usia dini, baik itu secara fisik, kognitif, emosi, sosial, dan motorik. Seberapa sering anak usia dini berinteraksi dengan gadget dan juga dunia maya akan mempengaruhi daya pikir anak terhadap sesuatu diluar hal tersebut, ia juga akan merasa asing dengan lingkungan sekitar karena kurangnya interaksi sosial apabila penggunaan gadget sudah melampaui batas. Namun di samping itu semua, kemajuan teknologi juga dapat membantu daya kreatifitas anak, jika pemanfaatnya diimbangi dengan interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya.
Sumber:
http://mitrakeluarga.com/surabaya/dampak-negatif-teknologi-gadget-terhadap-proses-perkembangan-anak/ diakses pada Rabu, 30 Maret 2016 pukul 22.03 WIB.
http://bidanku.com/kapan-waktu-tepat-memperkenalkan-gadget-pada-anak diakses pada Rabu, 30 Maret 2016 pukul 22.10 WIB.

0 komentar:

Posting Komentar

 

' Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea