John
Naisbitt, mantan asisten Komisaris Pendidikan di bawah Presiden John F. Kennedy
dan menjabat sebagai asisten khusus untuk Departemen Pendidikan, merupakan
seorang futuris yang mendeskripsikan secara jelas tentang apa saja
perubahan-perubahan besar yang terjadi pada abad 20 ini. Melalui bukunya yang
berjudul Megatrends 2000 (1982), John menuliskan hasil pemikirannya
terkait bagaimana teknologi informasi dan komunikasi akan sangat berperan dalam
kehidupan manusia. Beberapa hasil perkiraan Naisbitt tersebut adalah:
·
Komputer akan
menghuni setiap rumah
·
Munculnya jaringan
·
Manusia akan saling
terhubung
·
Komputer akan
diibaratkan sebagai TV
·
Surat kabar
beredar melalui komputer
·
Media kertas
berkurang dan media elektronik bertambah (paperless)
atau yang sering disebut dengan digitalisasi.
Kenyataan yang terjadi hari ini membuat masyarakat
tersentak karena ramalan-ramalan John tersebut terbukti benar adanya. Kita yang
hidup di abad ke 20an ini ikut merasakan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh
adanya perkembangan TIK. Walaupun manusia yang menciptakan teknologi itu
sendiri, namun akibat dari ketergantungan yang cukup tinggi terhadap teknologi
manusia seakan diperbudak oleh ciptaan mereka sendiri.
Penemu Microsoft, Bill Gates, pada tahun 1997
mengatakan bahwa kita sedang melewati batas teknologi yang akan senantiasa
merubah cara kita belajar, bekerja, bergaul, bahkan berbelanja. Ketika itu pula, mulai beredar dan popular
mengenai internet. Sejalan dengan semakin meningkatnya penggunaan internet,
teknologi akan mempengaruhi dan lebih merasuk pada cara hidup manusia yang
tidak dapat kita rasakan sebelumnya.
Pada tahun 2003 lahirlah sebuah ponsel pintar
bernama BlackBerry yang pertama kali
diproduksi di Kanada. BlackBerry mulai popular karena digunakan oleh calon
Presiden Amerika Serikat kala itu, Barack Obama. Ponsel pintar ini merupakan ponsel
pertama yang bisa digunakan untuk mengakses surat elektronik (e-mail) dan memiliki aplikasi bertukar
pesan yang eksklusif bernama Blackberry
Messenger. Kepopularan BlackBerry kala itu memicu perusahaan Google
mengeluarkan tandingan BlackBerry yaitu Android pada tahun 2007. Kejayaan
BlackBerry akhirnya tergeser oleh lahirnya ponsel pintar berbasis Android ini.
Persaingan teknologi semakin ketat ketika Apple
Cooperate Inc. menyusul untuk mengeluarkan produk terbarunya yaitu iPhone. Inovasi terus-menerus dari
setiap produsen ponsel menimbulkan perang teknologi antara perusahaan satu
dengan lainnya. Menurut data terbaru, perkembangan teknologi yang ada di
Indonesia dapat dilihat pada tabel di bawah:
Pada
tahun 2015, Amdroid menduduki peringkat pertama mengalahkan Apple. Sedangkan
BlackBerry berada jauh dibawah kedua merk teknologi raksasa itu denga market share 0,3. Dan berikut adalah
data terbaru tahun 2016 tentang market
share ponsel pintar di seluruh dunia:
Perkembangan
pada masing-masing ponsel, baik dari segi desain ataupun sistem operasinya
membuat masyarakat berlomba-lomba untuk memilih mana yang terbaik. Pihak yang
memiliki dominansi besar mampu untuk merebut segala fitur atau kelebihan yang
dimiliki oleh salah satu pihak yang kurang dominan, contohnya adalah fitur andalan
BlackBery yaitu BlackBerry Messanger yang
dibeli oleh Android dan Apple pada tahun 2013. Dengan adanya pengalihan kepemilikan
fitur andalan tersebut menyebabkan penguasa teknologi, Android dan Apple,
memiliki kelebihan dalam menarik perhatian para konsumennya yang dapat dilihat
dari segi konvergensi teknologinya.
Lagi-lagi
Bill Gates mengatakan pada kunjungannya ke Jakarta, Mei 2008 bahwa perkembangan
teknologi akan menyebabkan hal-hal berikut:
Convergence, merupakan suatu penggabungan fungsi alat-alat
elektronik yang tadinya terpisah-pisah menjadi satu kesatuan alat yang memiliki
banyak fungsi di dalamnya. Contohnya adalah smartphone
yang memiliki kemampuan untuk mendengarkan radio, bertukar pesan melalui
e-mail, berhitung menggunakan kalkulator, dan masih banyak lagi.
Connectedness. Connectedness merupakan suatu kondisi dimana manusia sudah saling
terhubung dimanapun, kapanpun dan dengan alat apapun.
Natural Interface, merupakan alat yang menghubungkan manusia dengan
teknologi. Perkembangannya sesuai dengan sifat alamiah manusia dalam memberi
perintah, misalnya remote dalam TV, keyboard dalam komputer, atau keypad dalam ponsel.
Paperless, merupakan
era dimana proses transfer informasi segalanya menggunakan teknologi. Akan
sangat jarang dijumpai transmisi pesan atau informasi penggunakan kertas yang
dibuat dari serat kayu atau pohon. Walaupun mungkin hal tersebut dapat terjadi,
namun menurut saya kertas akan tetap eksis hingga kapanpun, sebab kertas
memiliki manfaat dan kenyamanan tersendiri dalam penggunaannya meskipun
eksploitasi pohon akan terus berjalan.
Teknologi
berkembang seakan tanpa jerat. Hampir setiap bulannya kita mendapati bahwa ada
inovasi baru mengenai teknologi. Semakin berkembangnya jaman, teknologipun akan
semakin canggih. Manusia sebagai yang menciptakan teknologi tak boleh lengah
dan harus selalu bijaksana dalam menggunakan teknologi. Jangan sampai manusia
menjadi budak dari sesuatu yang mereka ciptakan sendiri. .






0 komentar:
Posting Komentar